Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Minum Kopi Sekalian Nikmati Alam Terbuka Di Kumulilir Bali

Kumulilir

Kumulilir - Nikmati kopi sekarang bukan sebatas masalah rasa dan aroma. Situasi di mana kita menikmatinya menjadi pembanding dari tiap cangkir kopi yang dihidangkan. Kumulilir memiliki konsep cafe dengan panorama alam sekarang jadi trend. Kumulilir yang berada di Jalan Raya Pujung kelod, Sebatu Tegallalan, Kabupaten Gianyar, Bali. Yang favorite di Kumulilir ialah kopi Bali dan kopi luwak yang diolah sendiri. Jika disaksikan dari jalan raya, tempat ini tidak seperti terlihat tempat kopi. Karena, cuman nampak parkirkanan mobil dan satu saung kecil. Tetapi siapa kira di dalamnya ada tempat ngopi yang demikian nikmat dan mengasyikan. Tentang hal saung itu ialah posko pertama saat sebelum pengunjung ke arah alam terbuka sebagai tempat ngopi.

sumber: ig @kumulilir

Wabah Covid-19 yang mengharuskan setiap ruang usaha mengaplikasikan prosedur kesehatan membuat saung itu dipakai tempat pengujian kesehatan ke setiap pengunjung. Sesudah membersihkan tangan, pengunjung diwajibkan check temperatur badan oleh petugas disitu memakai thermo gun. Satu sertifikat klarifikasi dari Dinas Pariwisata Pemkab Gianyar terpajang untuk lebih memberikan keyakinan pengunjung jika tempat ini mengaplikasikan prosedur kesehatan. Pengunjung harus berjalan beberapa ratus mtr. melalui sawah dan perkebunan untuk ke arah tempat kopi.

Satu burung raksasa yang dibikin dari anyaman bambu berdiri tegak di tengah-tengah sawah. Jadikan tempat favorite untuk pengunjung untuk berpose. Sepanjang berjalan ke arah posisi ngopi, pengunjung akan dibantu melihat-lihat penyuguhan kopi luwak, mulai proses dari pakan hewan luwak, penjemuran biji kopi sampai tumbuk dan menggongseng biji kopi yang dari luwak. Satu ekor luwak yang hasilkan biji kopi dalam tempat ini ada dalam kandang. Makanan untuk hewan itu juga ada di kebun tempat Kumulilir.

Pelancong bisa pesan bermacam tipe kopi. Ada paket contoh 10 tipe kopi dan teh yang dijajakan Warung Kopi Kumulilir lebih kurang dengan harga Rp 50 ribu. Di paket itu pengunjung bisa mencoba dimulai dari teh rosela, teh jahe, teh kunyit, kopi asli Bali, kopi vanila, cokelat asli dan bermacam tipe teh dan kopi yang lain. Bila ingin lebih istimewa kembali, pengunjung bisa pesan secangkir Kopi luwak yang dipandang Rp70 ribu percangkir. Yang favorite benar-benar kopi Bali dan kopi luwak, tutur Nyoman Deyana, pemilik warung kopi Kumulilir

Keadaan Waktu Wabah Covid-19

 Selain penerapan cek suhu  dan mencuci tangan di pintu masuk, implementasi prosedur kesehatan dilakukan di tempat ngopi. Bangku yang ada disitu dibikin memiliki jarak dan dikurangi kemampuannya. Nyoman menjelaskan, wabah Covid-19 membuat upayanya terimbas demikian besar bahkan juga sempat tutup beberapa waktu. Sekarang dengan mengaplikasikan prosedur kesehatan yang ketat, Nyoman mengharap bisa tarik beberapa pengunjung. Tidak itu saja, ia juga membuat dobrakan baru yaitu dengan membuat tempat tersisa ada di belakang warung kopinya jadi ajang playground. Pengunjung dapat mencoba bermacam ajang playground, dimulai dari trampolin, ayunan di pinggir jurang, sampai ke jembatan goyang yang ada di tengah-tengah jurang. Diinginkan Nyoman, ajang playground itu bisa memancing pelancong lokal untuk bertandang ke Bali ingat sejak wabah Covid-19 hanya pelancong lokal yang bertandang.Saat sebelum wabah pasarnya internasonal tetapi saat ini condong lokal. kita harus saranai keperluan pasar tersebut.

Ciri-ciri Ciri khas Kopi Bali

Bekerja bersama dengan beberapa petani, Nyoman menyuplai biji kopi dari daerah Kintamani yang telah populer. Nyoman menerangkan ada keunikan dari kopi Bali yang lain dengan kopi dari wilayah lain. Rasa-rasanya sedikit masam dan punyai rasa tertentu. Jika untuk pencinta kopi, mereka sudah mengetahui jika itu kopi Bali, katanya. Sebab rasa-rasanya yang demikian tajam, karena itu penyuguhan kopi Bali cuman disuguhi di cangkir kecil. Supaya lebih nikmati, pisang goreng dan serabi jadi kudapan pengiring waktu menyesap kopi Bali. Tidak cuman rasa yang lain, higienitasnya juga kita lihat sebab pangsa di sini ialah internasional. Semua prosedur kesehatan yang diaplikasikan di Kumulilir sesuai InDOnesia Care (I DO Care) yang digagas oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Inovatif Indonesia (Kemenparekraf).

Demikianlah yang bisa kami berikan mengenai kumulilir, mudah-mudahan artikel ini dapat menolong anda untuk cari tempat rekreasi untuk berlibur anda sekeluarga. Demikian dan terima kasih.